HARI BAKTI PENDAMPING DESA DI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2025
Hari Bakti Pendamping Desa diperingati serta ditetapkan secara resmi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)
- Sejarah
penetapan. Tanggal 7 Oktober dipilih karena merupakan hari pertama
kali pendamping desa diterjunkan untuk bertugas membantu pembangunan desa,
yaitu pada tahun 2016.
- Tujuan
peringatan. Hari Bakti Pendamping Desa bertujuan untuk memberikan
apresiasi, menghormati, dan memuliakan profesi pendamping desa untuk
kontribusi dalam Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat desa.
PELAKSANAAN KEGIATAN HARI BAKTI PENDAMPING DESA TPP PROVINSI BENGKULU
Dilaksanakan Hari Selasa
pada tanggal 22 Oktober 2025 di Balai
Raya Semarak Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu dan Desa Srikaton Kecamatan Pondok
Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu
Momen Hari Bakti Tenaga Pendamping Profesional (TPP)
Provinsi Bengkulu pada hari ini menjadi ajang penegasan komitmen TPP sebagai
ujung tombak pembangunan desa. Dipusatkan di Balai Semarak Bengkulu dan Desa
Srikaton Kab. Bengkulu Tengah, peringatan ini tidak hanya menguatkan
solidaritas, tetapi juga memfokuskan peran vital TPP dalam menyukseskan Program
kementerian Desa dan visi Gubernur, Pro Rakyat dan kesejahteraan masyarakat.
Acara diawali dengan upacara khidmat yang dipimpin oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Peringatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Pusat (Kapus) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Propinda), Kepala Dinas PMD Provinsi, serta seluruh Pendamping Desa se-Bengkulu.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Bengkulu menyampaikan
amanat besar kepada seluruh Pendamping Desa. Gubernur secara khusus hadir dan
menekankan peran strategis TPP dalam mengawal pembangunan desa dari hulu ke
hilir—mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang
intensif bersama Sekda, Kapus Kemendes PDTT, dan Gubernur. Kapus Kemendes PDTT
menegaskan adanya penyesuaian kebijakan dari pusat, yaitu peniadaan rekrutmen
TPP baru pada tahun 2025. Untuk menjamin keberlanjutan dan profesionalitas, TPP
diminta segera mempelajari dan merujuk pada regulasi baru: Keputusan Menteri
Desa (Kepmen) Nomor 294 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pendampingan
Masyarakat Desa.
Kapus juga menekankan dua poin kunci: Fokus Kerja: TPP harus menjalankan 12 Astacita Kementerian Desa sebagai panduan utama.Koordinasi Pemanfaatan: Instansi di luar Dinas PMD yang ingin memanfaatkan TPP diwajibkan untuk berkoordinasi dengan Dinas PMD dan mengeluarkan surat tugas resmi. Langkah ini diambil untuk memastikan fokus kerja TPP tetap terjaga dan profesionalitas tidak tergangguMasih dalam acara sarasehan Sekda menyampaikan Fokus utama Gubernur adalah suksesnya program unggulan daerah: "Sa-De-Sa-He" (Satu Desa Satu Hektar). Program penanaman jagung 1 hektar di setiap desa ini dikawal TPP untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan lokal.
Dalam acara sarasehan Gubernur Provinsi Bengkulu
menyempatkan berdialog langsung dengan TPP meminta TPP menjadi duta informasi
yang benar di masyarakat. Mereka diamanatkan untuk menyebarkan kabar tentang
keberhasilan program-program pro-rakyat yang telah berjalan, meliputi: infrastruktur
jalan mulus dan jembatan, mobil ambulans desa gratis, serta layanan BPJS dan
kesehatan gratis. Melalui sinergi antara kebijakan pusat dan prioritas daerah,
Peringatan Hari Bakti TPP 2025 ini menjadi titik tolak bagi TPP Bengkulu untuk
bekerja lebih keras, cerdas, dan profesional dalam mewujudkan desa yang mandiri
dan sejahtera.
Setelah selesai acara sarahen seluruh TPP melanjutkan
kegiatan hari Bakti di Desa Srikaton Bengkulu tengah. Kegiatan bazar murah,
penyerahan santunan sosial, donor darah dan Lomba antar kabupaten senam tabola
bale.



Comments
Post a Comment